Gerakan-gerakan lincah penyerang Barcelona, Lionel Messi, di lapangan terus menuai decak kagum. Saking lincahnya, Messi bahkan disebut mirip dengan pemain PlayStation yang mampu menggocek lawan dengan mudah.
Messi kini bersaing dengan 2 nama, yakni Xavi dan Cristiano Ronaldo, dalam perebutan FIFA Ballon d’Or Award 2011. Menurut legenda Prancis, Emmanuel Petit, ketiganya memiliki keunggulan masing-masing.
“Bagi saya, mereka semua layak menerima Ballon d’Or. Untuk Lionel Messi, ia menambahkan sihir ke dalam kerja tim Barcelona. Dia luar biasa, mirip seperti pemain PlayStation,” kata Petit kepada FIFA.com.
Musim balapan Formula One (F1) 2011 memang tidak terlalu berkesan bagi Michael Schumacher. Namun mengejutkan, sebuah data yang dikeluarkan oleh tim Mercedes GP, menyatakan juara dunia tujuh kali itu sebagai pembalap yang paling banyak melakukan overtake.
Pada musim 2011, Schumi, begitu dia biasa disapa, hanya sanggup parkir di posisi kedelapan klasemen akhir pembalap. Dan untuk kali kedua secara berturut-turut dia harus berada di bawah bayang-bayang rekan satu timnya Nico Rosberg yang nota bene masih kalah pengalaman dari Schumacher.
Real Madrid v Barcelona December 10th, 2011. The Real Madrid bus was mobbed as it approached the Bernabeu for the Clasico. There was quite an atmosphere minutes before kick-off. When the action did get underway it took just 23 seconds for Real Madrid to score the fastest Clasico goal ever, a horrific Victor Valdes kick resulted in Karim Benzema scoring from close range.
Barcelona responded and Lionel Messi saw his jinking run and shot saved by Iker Casillas. On the half hour Barcelona responded, Messi played in Alexis Sanchez who fired low past Casillas. Towards the end of the half Lionel Messi was booked for dissent and could well have received a second for a foul just before the break.
Kematian Marco Simoncelli akibat kecelakaan maut di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011), menyisakan duka yang sangat dalam bagi para pelaku olahraga balap di dunia.
Ungkapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari mereka yang berkecimpung di arena balap motor sampai balap mobil.
Berikut kutipan pernyataan mereka yang berdukacita akibat kematian Simoncelli:
- Nicky Hayden, pebalap Ducati MotoGP
“Terkadang hidup ini sungguh tak masuk akal…. RIP (Rest In Peace) #58 – nomor milik Simoncelli, engkau selalu merupakan seorang bintang di dalam dan di luar trek. Kami akan selalu merindukanmu.”
Mantan bintang sepak bola Brasil, Romario Faria, mengatakan, penyelenggaraan Piala Dunia sepak bola hanya akan dinikmati kelompok kaya di negara itu.
Hanya Yesus yang bisa menyelamatkan Piala Dunia di Brasil. Hanya Dia-lah yang mampu menolong Brasil menjadi penyelenggara Piala Dunia terbesar.
Menurut Romario yang membawa Brasil juara Piala Dunia 1994, penyelenggaraan Piala Dunia hanya akan dinikmati kaum kaya Brasil serta para pendukung negara lain yang datang ke Brasil.